Ngebolang ke Museum Pos Indonesia

Oke, ini adalah post yang sangat sangat terlambat untuk diceritakan, terjadi sebelum gue jalan-jalan ke Jakarta dan Singapore. Hari Sabtu pagi, entah tanggal berapa, entah bulan September atau Agustus, yang jelas tahun 2013, gue memutuskan untuk sedikit mengeksplor kota tempat tinggal gue ini. Kaki gue udah gatel pengen jalan,...

Singapore in Pictures: The Garden City

Dear, traveLearns. It’s over my expectation that Singapore — despite that it’s a very modern and busy city — is also a beautiful, green, and calm city. Beside the photos I’ve already posted in the travel stories (see “Gempor di Singapore #1 – #13, written in Indonesian), I still...

Tips dan Budget Jalan-Jalan ke Singapura

Yak! Selesai sudah travel series gue yang berjudul “Gempor di Singapore” ini, sukses menarik minat pembaca majalah Bobo hingga 13 episode, dengan tambahan 1 episode special untuk Johor Bahru. Gimana, enjoy nggak? 😀 Nah, di akhir seri inilah, saatnya gue share tips dan budget jalan-jalan ke Singapore kemarin, terutama...

Gempor di Singapore #13: Beer-Hunting di Changi International Airport

Akhirnya, travel series ini akan menemui ajalnya di edisi ke-13 ini. Sebatang es krim itu aku habiskan dengan agak buru-buru, sebelum akhirnya bergegas masuk ke dalam stasiun dan menempuh perjalanan menuju Changi. Nggak kerasa udah 3 hari di Singapore, waktu seakan berjalan cepat, secepat laju kereta MRT yang dikejar-kejar...

Gempor di Singapore #12: Uncle White Ice Cream di Chinatown

Agak terlambat kami sampai di stasiun Chinatown, gara-gara petugas imigrasi yang ribet dan membuat kami harus menunggu bus Causeway Link selanjutnya dengan waktu yang agak lama. Kami keluar dari stasiun MRT, bergabung dengan keramaian orang-orang etnis Tionghoa dalam sebuah pusat perbelanjaan merakyat, semacam ITC versi bersih dan tanpa bau-bau...

Sehari di Johor Bahru

Bus berhenti di Johor Bahru Checkpoint. Gue dan Al turun dan bergerak mengikuti orang-orang menuju bagian imigrasi. Nggak ribet sih, tinggal cap cap jegrek dan habis perkara. Di bangunan yang sama, kami menukarkan uang Singapore Dollar (SGD) kami ke dalam bentuk Malaysian Ringgit (RM), 1 SGD kira-kira setara dengan...

Gempor di Singapore #11: Menyeberang ke Johor Bahru

Sebenernya gue masih pengen eksplor Singapore lagi sih, karena belum sempet ke Bugis dan SBG, juga belum puas ngulik Chinatown. Tapi gue lebih memilih buat stick to the plan. Lagipula, mumpung udah di Singapura, sekalian menyeberang ke negeri seberang asyik juga kali ya. Bisa langsung dapet dua cap di...

Gempor di Singapore #10: Orchard Road, Lucky Plaza, dan House of Condom

Setelah puas menenggak segelas Susu Kedelai dan melahap setangkup es krim kedelai dengan harga murah meriah di Mr. Bean, kami melanjutkan langkah menuju Orchard Road yang sudah tak jauh lagi. Tapi, baru juga jalan beberapa langkah, kami menemukan sebuah pendopo dengan sebuah taman yang saat itu sedang digunakan sekumpulan...

Puisi: Ibu Penjual Tisu di Orchard Road

Aku menghentikan langkahku Sesaat tubuh terpaku kala mata ini tertuju pada seorang ibu penjual tisu   Dia berparas melayu mengulurkan sebungkus tisu dengan muka sayu pada setiap orang yang lalu   Sejenak hatiku kelu Sungguh di luar dugaanku menemukan sebuah potret pilu di tengah sebuah negeri yang maju  ...

Gempor di Singapore #9: Kedai Mr. Bean di Singapore Management University

Kami ke luar dari stasiun MRT Chinatown, yang mengantarkan kami ke Eu Tong Sen Street, lalu bergerak ke kiri, ke arah Orchard Road. Sepanjang jalan, kami melalui toko-toko Cina yang tampak ngejreng dengan dominasi warna merahnya. Kayak Glodok versi bersih dan teratur, ehehe. Tadinya mau makan sih di Chinatown,...