Bebas Visa, Ini 7 Tempat Menarik yang Instagrammable di Pulau Hainan!

 

[Flight Review] SCOOT Singapore – Hainan + Panduan Transportasi Bandara Meilan

Lalu, beberapa minggu lalu, aku melihat salah satu rekan pejalan yang mengunggah jasa open trip di status Facebook-nya ke Pulau Hainan.

Hainan? Cina? Batinku saat itu. Kenapa dia menjual paket open trip ke satu daerah di Cina yang tidak terkenal di kalangan turis Indonesia?

“Tidak terkenal”? Begitukah?

Didorong oleh rasa penasaran, jemariku lantas bergerak gesit di papan keyboard mengetikkan kata “Hainan” di mesin pencari. Hasil pencariannya di halaman pertama membuat mataku membeliak.

Pemegang Paspor Indonesia Bebas Visa ke Hainan.

He? Wah, ini sungguh berita baru buatku. Ternyata tak hanya Hong Kong dan Macau saja yang bebas visa untuk Warga Negara Indonesia, tapi Hainan juga! Lebih jelasnya, dari sumber-sumber yang kubaca, kebijakan ini baru diberlakukan sejak 1 Mei 2018. Selain Indonesia, sebanyak total 59 negara mendapatkan keuntungan menarik ini. Bebas visa diberikan hingga maksimal selama 30 hari ke depan. Aku lantas menjadi semakin antusias untuk menjadikan Hainan sebagai destinasi impianku di tahun 2019 ini. Setelah membaca beragam artikel yang sebagian besar berasal dari laman dan portal Tiongkok, aku menemukan 7 hal ini menjadi daya tarik utamaku mengunjungi Hainan.

Baca juga: Drama Perjalanan ke Hainan China

5 alasan mengapa kita harus berani liburan ke Hainan!


Naik Kereta Cepat (Kereta Peluru)

Sebagai penyuka kereta api, aku tak boleh melewatkan kesempatan menaiki kereta cepat yang ada di Hainan. Tak hanya sekadar dinaiki, tapi aku juga mendokumentasikannya dengan baik dalam bentuk foto dan video.

Baca tulisan perjalanannya di: Panduan dan Cerita Perjalanan Naik High Speed Railway di Hainan, China

Hainan memang menjadi provinsi dan pulau paling selatan di negara Cina, sejajar dengan Vietnam bagian tengah, tapi bukan berarti Hainan adalah provinsi terbelakang. Walau belum punya metro/subway, tapi Hainan punya jaringan kereta cepat (kereta peluru) China Railway High-speed (CRH). Hainan Eastern Ring High Speed Railway sudah mulai beroperasi sejak 2010, sementara Hainan Western Ring High Speed Railway-nya diluncurkan 5 tahun kemudian. Sejak itu, jaringan kereta cepat di Hainan menjadi jaringan kereta cepat pertama (dan satu-satunya) di dunia yang mengelilingi seluruh pulau!

Jaringan kereta cepat Hainan
(source: haikouhostel.com)

Jaringan kereta cepat Hainan menghubungkan Haikou, sang ibukota, yang terletak di sisi utara dengan Sanya, kota besar lainnya, yang ada di ujung selatan. Jaringan kereta ini bahkan terhubung dengan Haikou Meilan International Airport dan Sanya Phoenix International Airport. Wisatawan yang mendarat di Haikou bisa langsung melanjutkan perjalanan ke Sanya, dan sebaliknya.

Nug, naik kereta cepat itu bukannya mahal? Kamu ‘kan backpacker, memang sanggup bayar?

Nah, untuk rute Haikou – Sanya selama kurang lebih 1,5 jam perjalanan (jarak sekitar 300 km), harga tiket untuk kursi kelas 2 hanya di kisaran Rp200.000-an saja! Sementara harga untuk kursi kelas 1 juga di kisaran Rp300.000-an. Sungguh berita gembira untuk traveler!

Baca Juga: Panduan Jalan-Jalan Mandiri ke Hainan, China


Naik Cable Car di Phoenix Hill Park, Sanya

Aku selalu suka mengunjungi taman dan menikmati pemandangan suatu kota dari ketinggian. Ternyata Sanya punya satu tempat untuk memuaskan dua kesukaaanku itu.

Phoenix Hill Park terletak di ketinggian sekitar 400 mdpl, menjadi titik tertinggi di kota Sanya. Dari puncak Phoenix Park, kita bisa menikmati pemandangan kota Sanya dan kawasan sekitarnya hingga Yalong Bay. Untuk mencapai Phoenix Park, kita harus naik gondola (cable car) selama sekitar 10 menit.

Kalau sudah sampai, apa cuma bisa melihat-lihat? Tentu tidak, Salvador. Ada Skybridge yang melayang ditopang tiang-tiang sepanjang 2 kilometer yang meliuk mengelilingi bukit. Ada kapel kristal yang sangat mempesona untuk menjadi obyek foto di linimasa.

Skybridge dan pemandangan kota Sanya dari Phoenix Park

Kereta gantung dan kapel berdinding kaca di Phoenix Park, Sanya

Phoenix Park, Sanya

Tiket Masuk   : Dewasa 106 RMB (Oktober-April) / 88 RMB (Mei-Oktober), gratis untuk anak-anak dengan tinggi di bawah 120 cm dan lansia usia 70 tahun ke atas, tiket masuk sudah termasuk cable car pulang-pergi

Jam Buka       : 7:30-22:00 dan 9:00-22:00 (khusus hari Selasa)


Patung Dewi Guan-Yin yang Agung di Nanshan Cultural Tourism Zone

Cobalah mencari foto-foto soal Hainan di laman pencarian Google atau situs-situs Tiongkok, kamu akan disajikan foto patung dewi berukuran besar yang berdiri agung di tepi laut. Itulah Goddess of The Sea Guan-Yin Statue yang berada di dalam Nanshan Cultural Tourism Zone, masih di area kota Sanya. Dengan tingginya yang mencapai 108 meter, patung ini menjadi Patung Dewi Guan-Yin tertinggi sedunia! Tingginya bahkan melebihi Patung Liberty di Amerika Serikat.

Patung Dewi Guan-Yin di Nanshan Cultural Tourism Zone
(source: Marina Wanderlust)

Kuil yang indah dan megah di Nanshan Cultural Tourism Zone
(source: Marina Wanderlust)

Selain di dalam serial legendaris Kera Sakti, patung Dewi Guan-Yin banyak diagungkan di kuil-kuil ternama di dunia, misalnya di Pagoda Avalokitesvara Watugong Semarang dan Kuil Kek Lok Si di Penang, Malaysia. Sebagai pecinta budaya Tionghoa (salah seorang teman blogger bahkan menyebutku Chinatown Obsessed), Nanshan Cultural Tourism Zone ini tak boleh dilewatkan!

Tak hanya patung raksasa, Nanshan Cultural Tourism Zone yang luas ini juga punya kuil dan taman-taman yang kaya filosofi Buddha, terangkum dalam 3 area: Nanshan Buddhist Culture Park, Felicity and Longevity Culture Park, dan Nanshan Custom Park. Serunya lagi, pengunjung tidak dibiarkan tersiksa dengan capek-capek berjalan kaki mengelilingi areanya yang luas karena ada fasilitas “kereta wisata”.

Nanshan Cultural Tourism Zone

Tiket Masuk   : Dewasa 145 RMB (Oktober-April) / 121 RMB (Mei-Oktober), gratis untuk anak-anak dengan tinggi di bawah 120 cm dan lansia usia 70 tahun ke atas

Jam Buka       : 8:00-17:30


Menyusuri Jalanan Kota Tua Haikou

Dari Sanya, kita beralih ke Haikou, sang ibukota, yang dibalut dengan iklim yang lebih sejuk. Kalau kata mas Rijal Fahmi @catperku yang sudah lebih dulu ke sana bersama HIS Travel, cuaca di Haikou itu seperti cuaca di Bandung, berkisar di angka 20-an derajat Celcius. Pas banget, aku yang memang tinggal di Bandung akan merasa sangat nyaman saat bertandang ke Haikou nanti.

Bersama Young di Qilou Old Street Haikou

Berjalan aman di Zhongshan Road Haikou

Sebuah kota selalu memiliki satu area kota lama, tak terkecuali dengan Haikou. Di Haikou, ada satu area yang akan memuaskan para pecinta arsitektur, penggemar sejarah, dan pemuja tata kota. Area ini dinamakan Qilou Old Street yang tersebar di Zhongshan Street, Xinhua Street, Bo’ai Street, Deshengsha Street, dan Jiefang Street.

Cerita perjalanannya bisa dibaca di: Jelajah Tempat Wisata di Haikou

Jadi, “Qilou” ini bukan nama jalan atau daerahnya, tapi nama jenis bangunannya. “Qilou” adalah gedung-gedung tua bergaya arcade. Aku tak terlalu paham apa ini arcade, istilahnya dalam bahasa Indonesia pun tak kutemukan. Namun jika melihat foto-fotonya, Qilou Old Street berisi bangunan-bangunan yang memadukan gaya arsitektur Eropa dan Asia. Jendela-jendela lengkung, pilar-pilar bak bangunan Romawi, dan ornamen berupa ukiran banyak ditemui di bangunan-bangunan Qilou Old Street. Lokasi Hainan di antara Cina Daratan dan Asia Tenggara memang strategis, tak heran bila di masa lampau Haikou adalah pelabuhan yang sibuk melayani saudagar Eropa.

Qilou Old Street, Haikou

Kuil di Qilou Old Street Haikou yang kami kunjungi

Aku selalu suka berjalan menyusuri bangunan-bangunan tua seperti itu. Dari kota-kota di negeri sendiri sampai Singapura, Kuala Lumpur, Phuket, Ho Chi Minh City, sampai Yangon di Myanmar, aku tak melewatkan kunjungan ke distrik kota tuanya meski hanya sebentar.


Menikmati Senja di Haidian River, Haikou

Dengan lokasinya yang berada tepat di sisi Qilou Old Street, kunjungan ke Haidian River dapat dikemas dalam sekali kunjungan. Haidian River adalah salah satu sungai yang membelah kota Haikou, cabang dari Nandu River yang lebih besar. Sungai ini memisahkan Distrik Haidian yang ada di sisi utara dengan bagian kota Haikou lainnya.

Magnificent sunset at Haidian River in Haikou, Hainan

Haidian River yang bersih sangat menyenangkan untuk dinikmati sembari berjalan santai dari sore hingga gelap merayap. Kita bisa berjalan dengan aman dan nyaman di jalur pejalan kaki yang lebar, bersih, dan cantik di sepanjang sungai. Karena mengalir dari barat ke timur, panorama matahari terbenam di Haidian River adalah salah satu yang terbaik di Hainan! Gue rasa untuk menikmati matahari terbit pun bisa juga di sini. Lalu saat malam, suasana menjadi kian teduh dan romantis. Beberapa warga lokal meramaikan suasana dengan duduk santai, jalan-jalan, jogging, dan bersepeda.


Berlaga ala Pemain Film di Movie Town

Kamu tahu apa studio film terbesar di dunia? Bukan Hollywood, tapi ternyata Movie Town di Haikou yang luasnya mencapai 90 hektar! Studio film sekaligus taman bermain ini dikembangkan oleh Mission Hills Group bersama sutradara ternama Feng Xiaogang dan perusahaan film Huayi Brothers Media. Seperti namanya, Movie Town berisi “kota” artifisial dengan bangunan-bangunan yang dibuat persis sesuai dengan latar film. Tiga area utamanya adalah 1942 Street, Nanyang Street, dan Socialist Beijing Street yang masing-masing punya tema berbeda. Tak hanya foto-foto, kita juga bisa makan dan minum di Movie Town di kafe-kafenya yang tematik.

Untuk lebih jelasnya, tonton videonya dari akun resmi Mission Hills Group berikut ini!

Salah satu sudut Movie Town di Haikou, Hainan
(source: Belmari Pictures)

Wah, sebagai model Instagram untuk akun sendiri, sepertinya aku akan menghabiskan banyak waktu di Movie Town dan tidak boleh sungkan meminta bantuan orang lain untuk mengambil foto.

Movie Town

Tiket Masuk   : 138 RMB

Jam Buka       : 9:00-22:00


Bersantai di Hawaii-nya Tiongkok, Dadonghai Beach dan Yalong Bay

Wisata alam biasanya tidak menjadi prioritasku dalam mengunjungi suatu kota atau negara. Aku tidak mendefinisikan diriku sebagai pengejar fajar, pemuja senja, atau penyelam alam. Namun ketika ada satu pantai yang permai, gunung yang agung, atau danau yang kemilau yang bisa dijangkau dari kota yang kukunjungi, maka aku tidak akan menyia-nyiakannya.

Yalong Bay, Hawaii-nya Cina dengan pantai pasir putih dan air laut sebiru langit

Sebuah resor mewah di Yalong Bay (source: Agoda)

Sanya dikenal sebagai Hawaii-nya Cina, atau Florida-nya Cina. Bukan karena semata-mata karena letaknya di wilayah tropis, namun juga pesona pantai pasir putihnya. Teluk Yalong (Yalong Bay) dan Pantai Dadonghai adalah dua nama yang paling populer.

Melihat foto-foto Yalong Bay yang bertebaran di dunia maya, sungguh tak menyangka bahwa teluk indah dengan pantai sepanjang 8 kilometer ini ada di Cina, sebuah negara maju yang belakangan ini identik dengan gedung-gedung supertall, karya arsitektur modern yang rumit, dan teknologi perkeretaapian yang mengagumkan. Tak cuma pantai, Yalong Bay juga diisi dengan fasilitas akomodasi bergengsi, olahraga air, lapangan golf, restoran elegan, Yalong Bay Tropic Paradise Forest Park, dan Yalong Bay Rose Valley.

Pantai Dadonghai, Sanya, Hainan
(source: trekearth)

Konon, jika diurutkan, keindahan Pantai Dadonghai adalah yang kedua setelah Yalong Bay, tapi Dadonghai terletak lebih dekat dengan pusat kota Sanya. Bar, café, dan restoran siap diserbu pengunjung yang ingin menikmati malam usai mengabadikan matahari terbenam. Selain itu, Dadonghai juga punya taman tepi pantai dan paviliun di puncak bukit dengan panorama laut 360 derajat.


Cara Hemat Namun Nikmat Liburan ke Hainan

Seolah tahu bahwa belakangan ini aku sering mencari tahu tentang Cina, beberapa situs internet (termasuk beranda Facebook) lantas menampilkan iklan paket tour ke Hainan yang diselenggarakan oleh HIS Travel. Karena harganya menggiurkan, sekitar lima jutaan rupiah saja, aku pun tergoda untuk klik dan… voila! Aku segera dihadapkan dengan detil informasi paket tur 7D/5N Hainan Harmony itu. Ini benar-benar terjadi lho ya, bukan mengarang kejadian fiktif untuk ditulis di artikel ini. Belakangan ini aku benar-benar banyak browsing soal Cina dan Google (sudah pasti) membaca riwayat pencarianku.

Aku lalu tergoda untuk mencaritahu paket tour ke Hainan lainnya yang ada di HIS Travel. Ternyata ada paket yang lebih murah dengan durasi sedikit lebih pendek (6D/4N), yaitu Hot Hainan. Aku pelajari baik-baik itinerari dan fasilitas Hainan Tour tersebut, dan ternyata…

Hampir semua tempat yang kusebutkan di atas ada di dalam paket perjalanan!

Brosur paket HOT Hainan yang aku unduh dari HIS Travel

Aku lihat baik-baik agenda perjalanan Hot Hainan 6D/4N oleh HIS Travel ini dan membandingkannya dengan paket Hainan Harmony. Ternyata tempat-tempat utama yang dikunjungi sama saja, fasilitasnya juga sama, hanya dieksekusi dalam waktu yang lebih efisien. Jadwalnya masih masuk akal. Jumlah tempat maksimal yang dikunjungi dalam sehari adalah 4 tempat. Itu pun hanya di hari ke-2 saja.

Selain itu, secara efektif tur berjalan selama 4 hari. Berangkat hari pertama malam (Selasa), lalu tiba di Jakarta hari ke-6 pagi-pagi. Itu artinya, aku yang fakir cuti ini hanya perlu mengambil 3 hari cuti―masih dalam batas jumlah cuti maksimal yang diizinkan oleh kantorku, yaitu 4 hari. Hari Selasa saat keberangkatan aku bisa izin remote working atau setengah hari. Tapi kalau mau cuti sekalian juga bisa. Aku yakin, banyak karyawan kantor penuh waktu di luar sana yang bernasib sama sepertiku. HIS Travel benar-benar memahami kami!

Tak seperti program tur lainnya, paket Hot Hainan dari HIS Travel ini juga menyertakan perjalanan menggunakan kereta cepat dari Haikou ke Qionghai! Aaahhh, HIS Travel benar-benar cocok untukku. Aku tadinya ingin liburan ke Hainan sendiri tanpa menggunakan jasa tur, namun keinginanku tersebut terganjal biaya tiket penerbangan yang masih mahal. Rekanku yang membuka open trip ke Hainan mengatakan, aku harus menggunakan jasa tur untuk menekan biaya penerbangan tersebut. Makanya, aku begitu senang mengetahui paket Hot Hainan dari HIS Travel. Tak banyak kota di Asia Timur yang bisa dikunjungi dengan biaya Rp5 juta. Akomodasinya di hotel bintang 4 lokal lho. Bintang empat!

Selain program-program Hainan Tour seperti Hot Hainan, Hainan Harmony, dan Hainan Harmony + Macau, HIS Travel juga menyediakan paket tour China dan negara-negara lainnya. Silakan ulik HIS Travel sendiri untuk mencari paket tur yang kamu mau!

Yuk ikuti HotHainan Blogger Competition untuk mendapat kesempatan jalan-jalan ke Hainan!

Aku jadi semakin berani untuk liburan ke Hainan. Biaya hidupnya murah, sumber-sumber informasi wisatanya mudah diperoleh, iklimnya nyaman untuk orang Indonesia, dan tiket penerbangan yang mahal sudah teratasi. Mudah-mudahan doaku untuk jalan-jalan ke Hainan bersama HIS Travel segera terwujud.

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *