DARI JOGJA KE BANDUNG NAIK APA?

Kamu mau jalan-jalan ke Bandung? Atau mau kuliah? Bahkan mau kerja dan hidup di sana? Yah, perkenankanlah saya untuk berbagi pengalaman soal transportasi ke Bandung.

Sebenarnya, ada banyak moda transportasi yang bisa kamu pakai untuk bisa ke Bandung. Bus, kereta api, dan pesawat. Nggak bisa pakai kapal sih, soalnya Bandung jauh dari laut, nggak punya pelabuhan haha 😀

Dari pengalaman saya, moda transportasi paling tepat untuk ke Bandung adalah dengan menggunakan jasa angkutan bus patas (cepat dan terbatas). Ada banyak bus patas yang melayani rute ke Bandung dari Jogja. Ada Bandung Express, Kramat Djati, Budiman, Pahala Kencana, dll. Di sini, saya mau share soal bus patas langganan saya: Bandung Express.

Image

Yang pertama harus kamu lakukan adalah dengan membeli tiketnya. Kamu bisa membeli tiket bus Bandung Express di agennya yang terletak di Jl. HOS. Cokroaminoto (samping Pasar Klithikan), di Jl. Cik di Tiro, di Jembatan Gondolayu (timur Tugu Jogja), atau di terminal-terminal (Terminal Giwangan dan Terminal Jombor). Pembelian tiketnya ini bisa kamu lakukan mendekati keberangkatan kok. Bahkan dibeli di hari H juga bisa, soalnya penumpangnya nggak terlalu banyak 🙂 Kecuali kalau pas musim liburan seperti Lebaran atau Natal di mana akan ada banyak orang yang pulang kampung, kamu harus pesan jauh-jauh hari sebelum kehabisan tiket.

Harga tiket Bandung Express dari Yogyakarta adalah Rp 70.000,00 (untuk non AC) dan Rp 90.000,00 (untuk AC). Untuk bus AC, akan mendapatkan fasilitas berupa selimut dan kursi yang lebih nyaman. Kamu juga bisa memilih mau lewat jalur utara atau jalur selatan. Kalau kamu memilih jalur utara, kamu akan melewati Sleman, Muntilan, Semarang, Jalur Pantura, Cirebon, Kadipaten, Sumedang (termasuk Jatinangor), baru deh sampai di Bandung. Perjalanan via jalur utara menempuh waktu sekitar 12 jam. Sementara jalur selatan yang berkisar kurang lebih 8 jam, akan melewati Wates, Purworejo, Jalur Pantai Selatan, Tasikmalaya, Ciamis, Garut, hingga akhirnya Bandung. Jalur selatan memang lebih cepat, tapi jalurnya lebih serem hihihi.

Bus biasanya berangkat sekitar pukul 15.30 (untuk jalur utara) dan pukul 18.00 (untuk jalur selatan), dan akan sampai di Bandung sekitar pukul 07.00 (jalur utara) atau pukul 04.00 (jalur selatan). Ada rest-point kok, jadi kamu nggak usah pusing mikirin harus puasa selama perjalanan. Untuk jalur utara, rest-point ada di daerah Weleri, Batang. Sementara untuk jalur selatan… nah ini nih gue lupa hahaha. Tapi, harganya tentu fantastis! Sekitar tiga kali lipat dari harga standar ._____.

Buat yang kuliah di UNPAD kampus Jatinangor seperti saya, tentu aja ambil jalur utara. Harganya murah kan? Kalau naik KA Bisnis, harga berkisar Rp 110.000,00 atau Rp 130.000,00. Itupun masih harus dengan ngangkot, sementara UNPAD kampus Jatinangor jauh dari stasiun. Kalau barang bawaannya banyak, naik angkot akan menjadi hal yang cukup merepotkan (seenggaknya buat orang males repot kayak gue haha). Sementara untuk KA Ekonomi, meski harganya sangat amat murah (cuma Rp 24.000,00, wow!) dan sekarang juga semua penumpang udah dijanjikan mendapat tempat duduk, tapi kamu harus mulai rebutan tiket dari seminggu sebelumnya 😥

Nah, itu tips ke Bandung dari saya. Oh iya, bus Bandung Express ini juga bisa kamu pakai kalau kamu berangkat dari Solo, Salatiga, Semarang, Surabaya, dan beberapa kota lainnya (gue nggak terlalu hafal, maaf) Sementara untuk bus-bus patas lainnya, harganya nggak berbeda jauh kok. Beda tipis 11-12 lah yaa. Terus, sebagai tambahan, agen Bandung Express di Bandung ada di pertigaan Cileunyi, Jl. Dr. Tjipto, dan Terminal Cicaheum. Setelah datang ke agen, kamu “absen” dulu ke petugasnya. Dia akan menuliskan nopol bus yang akan kamu naiki. Kenapa begini? Karena semua jurusan naik dari tempat yang sama, biar kamu nggak salah naik 😀 Jadi, pilihan saya kembalikan kepada Anda. Semoga tips ini bermanfaat ya 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *