Kesampaian Juga, Babi Cuka ala RM Legoh

Akhirnya, setelah kunjungan pertama gue ke @rmlegoh pada bulan puasa lalu dengan mencicipi kelezatan Nasi Goreng Hitam-nya, bulan September lalu gue bisa ke sana lagi. Seneng banget bisa kembali ke tempat makan favorit. Karena, nemu tempat makan yang enak dengan harga murah itu rasanya seneng banget! 😀

Jadilah saat itu, kami bertiga trio jomblo bertandang ke RM Legoh demi menghabiskan malam minggu kami yang sepi dan tak berkesan. Menu yang gue pesen, tak lain dan tak bukan, adalah Babi Cuka!

Perlu diketahui, menu Babi Cuka ini nggak ada di daftar menu. Jadi mau lo cari sampai monorel kelar dibangun juga kagak bakal ketemu. Bisa dibilang, menu ini adalah menu “tersembunyi” (tahu kan alasannya kenapa). Babi Cukanya sendiri ada beberapa varian, dengan tingkat kepedasan yang juga bisa disesuaikan. Gue memilih Babi Cuka Rica-Rica (kalau nggak salah ya, maklum udah dua bulan lalu pffft). Pedes, tentu saja. Gue adalah salah satu penganut ajaran “Hidup adalah hampa tanpa pedasnya sambal”.

Ini dia penampakannya! 😀

Sekilas kelihatannya emang nggak terlalu banyak ya porsi babinya, tapi setelah coba dimakan, ternyata masih menyisakan beberapa potong daging sementara nasinya udah habis. Dagingnya empuk, enak, dengan citarasa asam yang segar dan sensasi pedas yang membayangi lidah. Harganya dua puluh ribuan, worth it banget lah!

Buat temen-temen non-muslim yang kebetulan lagi di Bandung, tempat makan ini recommended banget loh. Makanannya enak-enak, dengan harga yang masih dianggap waras buat kantong mahasiswa. Enak buat sekalian nongkrong, karena terletak di Jl. Sultan Agung yang notabene masih menjadi perpanjangan kawasan belanja distro Jl. Trunojoyo. Selamat mencoba 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *