Review POMELOTEL, Hotel Tenang dan Rindang di Kawasan Bisnis Jakarta Selatan

Hawa dingin menyelimuti Jakarta malam itu, hari Jumat tanggal 10 Januari 2020. Bersama abang ojek online yang sopan dan logat medhok Jawa yang kental, kami berkendara menyusuri jalanan ibukota yang basah usai diguyur hujan deras. Syukurlah hujan sudah reda, gue nggak perlu menguras saldo uang elektronik lebih banyak untuk memesan taksi online. Dari Stasiun Gambir, kami terus bergerak ke arah selatan melalui Bundaran HI, Plaza Festival, hingga akhirnya masuk ke kawasan Patra Kuningan. POMELOTEL, sebuah hotel yang gue juga baru denger namanya, adalah tujuan kami malam itu.

Lho, di Jakarta ada kawasan rindang kayak gini juga? Batin gue saat mas driver melajukan sepeda motornya melalui jalan kecil 2 lajur yang diapit pepohonan rindang nan berkelok-kelok. Suasananya sangat sejuk, rindang, dan tenang. Nggak nyangka kalau saat itu gue masih berada di kawasan bisnis Jakarta Selatan, rasanya seperti di Bandung! Mas driver lalu memberhentikan sepeda motornya di antara dua bangunan setinggi tiga lantai yang keduanya dihubungkan oleh sebuah atap lengkung.

Sementara mas driver sudah menghilang dari pandangan, gue melangkah masuk ke dalam salah satu dari tower kecil itu yang gue duga adalah lokasi di mana lobi berada. Syukurlah suasana lobi sudah sepi, mungkin karena saat itu juga sudah lewat dari jam 10 malam. Gue melakukan proses check-in tanpa hambatan, lalu berjalan melenggang masuk ke dalam kamar yang sudah disiapkan.

Front Officer Pomelotel yang menawan #eh

Pomelotel berada di lingkungan Jakarta yang tenang dan rindang

Seperti hotel-hotel modern saat ini, elevator dan kamar hanya bisa diakses dengan smart card untuk keamanan. Kekhawatiran gue sirna. Meski bukan bagian dari jaringan hotel kenamaan, namun fitur keamanan dan layanannya nggak ada bedanya. Menyusul bunyi beep, gue membuka pintu dan masuk ke dalam kamar.

Baca juga: Review & Travel Guide MRT Jakarta


Gue menginap di kamar Superior dengan luas 21 m² yang somehow terasa lebih luas dari itu. Mungkin berkat penataan kamarnya ya. Fasilitas di dalam kamar adalah:

  • Teko listrik, kopi, dan teh
  • Slippers
  • Safety box
  • Walking closet
  • Area kerja.

Selain 2 botol air mineral gratis yang sudah disediakan, di dalam kamar juga ada 2 botol air mineral 1.5 L seharga masing-masing Rp15.000,00.

Ranjang ukuran king sized di Superior Room Pomelotel Jakarta

Kamar superior room Pomelotel Jakarta

Kamar superior room Pomelotel Jakarta

Jendela di tepi ruangan menghadirkan pemandangan jalan komplek dan kawasan Patra Kuningan yang rindang. Patra Kuningan ini kawasan yang hijau dan tenang, jadi seneng banget menikmati pemandangan dari jendela. Sementara itu, nakas hadir mengapit kedua sisi ranjang, salah satunya dilengkapi akses ke colokan listrik.

Kamar-kamar di Pomelotel ini khas dengan sentuhan warna hijau segar sesuai identitas hotelnya. Maka, agar warna tak terdistorsi, sebagian foto di review kali ini gue biarkan apa adanya tanpa diedit dengan preset Lightroom seperti yang lain. Kalau boleh kasih masukan, kayaknya bakal makin cakep ya andai lantai kamarnya dilapisi parket, biar elemen kayunya kaya dan nuansa asrinya semakin kuat.

Menikmati pemandangan dari kamar Pomelotel Jakarta

Oh iya, makasih ya buat personal greeting letter dan complimentary fruit-nya. Anak kost ini memang jarang makan buah kecuali dikasih, biar hemat.

Area kering dan area basah (bilik pancuran) di kamar mandi dipisahkan oleh sekat kaca. Toiletries di dalamnya ada sabun bar, odol, sikat gigi, shower cap, sabun cair, dan shampoo cair. Ada 3 hal yang gue suka dari kamar mandinya Pomelotel:

  1. Fitur smart washer di WC
  2. Walaupun bukan model rainforest, at least shower-nya udah tertanam di dinding, bukan yang harus dipegang terus-terusan
  3. Sisi bilik pancuran yang menghadap bedroom dibiarkan transparan dengan kaca, I feel sexy! Bisa mandi sambil nonton TV, hehe.
Fasilitas kamar dan kamar mandi Pomelotel Jakarta

Bilik pancuran (shower) di kamar mandi Pomelotel Jakarta

Kamar mandinya cukup luas, lalu air panasnya juga berfungsi baik dan mudah diatur. Yang unik, sisi pintu kamar mandi yang menghadap luar juga difungsikan sebagai cermin.


Ah, betapa gue suka desain interior restoran atau ruang makan Pomelotel! Walaupun sekilas hanya menggunakan kursi-kursi dan meja yang sederhana, tapi penerapan lantai parket dan lighting keemasan mencipkana nuansa elegan. Pemilihan material meja dan kursinya juga cukup bagus kok, paduan hijau – putih yang segar dan diwarnai dengan cat yang solid. Sisi yang menghadap jalan komplek pun menjadi sumber cahaya alami untuk ruangan. Gue selalu suka konsep semi-terbuka seperti ini karena rasanya jadi sehat dan semangat.

Restoran (ruang makan) Pomelotel Jakarta

Sofa memanjang dan lampu kerucut di area restoran

Kesan elegan restoran Pomelotel Jakarta berkat lighting dan lantai parket

Area duduk yang berada di sisi dalam menawarkan sofa memanjang yang empuk dan lampu-lampu kerucut yang romantis. Buat kamu yang lebih suka suasana luar ruangan atau mau merokok, ada outdoor seating area yang bisa diakses dari dalam restoran. Outdoor seating area tersebut ditata memanjang menghadap jalan komplek.

Beyond my expectation, ternyata menu sarapannya banyak dan enak-enak. Untuk pagi pertama, menunya adalah:

  • Nasi goreng
  • Lauk pauk (ayam, sosis, sayur, mie)
  • Omelet
  • Bubur ayam
  • Sup ikan
  • Bubur ketan hitam
  • Roti dan kue
  • Buah, salad, dan sereal
  • Air putih, kopi, teh, dan jus.
Sarapan di Pomelotel Jakarta | main course area

Sarapan di Pomelotel Jakarta | menu pendamping

Sarapan di Pomelotel Jakarta | omelet

Menurut gue udah lebih dari cukup, karena ada lebih dari satu menu pendamping. Tapi juga nggak berlebihan, gue bisa menghabiskan semua menu yang gue ambil tanpa merasa kekenyangan.

Sementara di pagi kedua, lauk pauknya diganti cheese fish yang enak banget. Lalu menu pendampingnya ada kolak dan chicken corn soup. Pokoknya nggak bosen deh sarapan di sini. Kata mbak Mariana, Saled Admin dari Pomelotel, restoran ini juga belum lama diperluas lho, jadi dulunya belum selega sekarang. Wah, laris terus nih Pomelotel sampe harus expand restoran.

Sarapan pilihan gue di Pomelotel Jakarta

Gurame Goreng Sambel Belacan, Pomelotel Jakarta

Selain sarapan, restoran Pomelotel Jakarta juga melayani makan siang, makan malam, dan room service. Selain restorannya sendiri, ada konter cake & bakery juga yang ada di sudut depan restoran. Gue sempet coba Gurame Goreng Sambal Belacan buat makan siang. Rasanya juaraaa, porsinya juga banyak jadi buat gue worth the price.


Sebagai sebuah hotel bisnis, tentu Pomelotel memiliki sejumlah ruang rapat untuk mengakomodasi kebutuhan tamunya yang seringkali berasal dari perusahaan-perusahaan di sekitarnya. Selain itu, ada dua fasilitas menarik lainnya di Pomelotel yang cocok untuk semua tamu, khususnya traveler: rooftop dan kolam renang.

Difotoin mbak Marianna di rooftop Pomelotel Jakarta

Panorama gedung-gedung dari rooftop Pomelotel Jakarta

Rooftop Pomelotel dapat diakses dari lantai 3. Setelah tiba di lantai 3 dengan elevator, masuklah ke akses pintu darurat dan naik tangga ke rooftop. Rooftop bisa diakses kapan pun. Yang jadi sedikit kendala adalah kalau kamu stay di kamar lantai 1 atau 2, jadi kamu butuh bantuan kartu akses oleh front officer.

Rooftop memang kosong, tanpa fasilitas apa pun. Dekorasi dan furniturnya akan dipasang menyesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan klien. Sebagai pecinta pemandangan lanskap kota, gue suka banget sama rooftop Pomelotel karena gue bisa menikmati gedung-gedung pencakar langit di kawasan bisnis Sudirman – Thamrin. Gue ke rooftop lagi saat malam untuk mengabadikan keindahan kota, dan ternyata hasilnya nggak mengecewakan.

Panorama malam hari gedung-gedung perkantoran dari rooftop Pomelotel Jakarta Selatan

Panorama malam hari gedung-gedung perkantoran dari rooftop Pomelotel Jakarta Selatan

Panorama malam hari gedung-gedung perkantoran dari rooftop Pomelotel Jakarta Selatan

The moon, the hotel, and the city

Kolam renang Pomelotel Jakarta

Kolam renang ada di sebelah area utama hotel, ini karena kolam renang ini sebetulnya adalah unit rumah yang dibeli Pomelotel yang lalu disulap menjadi kolam renang hotel dan ruang rapat. Walaupun nggak terlalu besar, tapi kolam memiliki 2 area dengan kedalaman berbeda: 1 meter dan 2 meter. Fasilitasnya ada area pancuran dan beberapa floaties. Pohon-pohon tumbuh di sekeliling kolam, menciptakan kesan asri dan rindang. Suasana kolam biasanya sepi sih, karena most guests are for business. Keuntungan buat kamu yang menginap sebagai traveler atau sama keluarga!


Dengan lokasi yang berada di lingkungan Patra Kuningan dan suasana hotel yang homey, POMELOTEL Jakarta menurut gue cocok untuk staycation di ibukota. Terletak di kawasan bisnis Kuningan namun tidak persis di jalan raya membuat POMELOTEL mampu mengakomodasi 2 tipe traveler sekaligus: business traveler dan mereka yang ingin rehat sejenak dari hiruk pikuk ibukota. Karena deket dengan banyak kedutaan besar dan visa application center, kamu yang butuh bermalam untuk pembuatan visa juga bisa menginap di sini.

Area parkir Pomelotel Jakarta

Bersantai di lobi Pomelotel dengan bahan bacaan yang tersedia

POMELOTEL memang terletak agak jauh dari transportasi umum, dibutuhkan bantuan ojek atau taksi online. Tapi sesampainya di jalan raya, kita bisa dengan mudah memilih beberapa moda transportasi modern seperti MRT, KRL Commuter Line, dan busway TransJakarta. Daripada dengan Jl. H.R. Rasuna Said – Kuningan, POMELOTEL sebenernya lebih deket dengan Jl. Gatot Subroto (Jakarta Inner Ring Road) – Tebet. Beberapa mall terdekat adalah Kota Kasablanka dan Plaza Festival.

Kuy staycation di POMELOTEL Jakarta

Rate per malam POMELOTEL Jakarta mulai di kisaran Rp500.000,00. Melihat fasilitas kamar, hotel, dan lokasinya di kawasan bisnis, tarifnya masih sangat terjangkau. Jadi, ayo agendakan liburanmu di Jakarta dengan POMELOTEL.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *