Review Scarlett Body Care di Mata Pria Petualang

PENGALAMAN ORDER SCARLETT BODY CARE

Gue puas sama packaging dan proses pengiriman Scarlett Body Care ini. Serius, nyampenya cepet, dan dikemas dengan bubble wrap. Jadinya produk sampai dengan rapi, bersih, dan selamat di tangan gue. Eh jangan salah, gue pernah order produk perawatan dari brand lain dan nggak ada bubble wrap.

Produk Scarlett yang dikirimkan dengan bubble wrap
Scarlett Body Scrub varian Romansa

Nggak mahal kok, masing-masing produk harganya serba Rp75.000,00. Ada harga paketan seharga Rp300 ribu, dapet 5 produk bonus exclusive box dan free gift. Kamu bisa order dengan mudah melalui WhatsApp 0877-0035-3000, LINE @scarlett_whitening, DM instagram @scarlett_whitening, atau di Shopee (Scarlett_whitening). Semuanya dilayani, tinggal pilih mana yang paling nyaman buat kamu. 


REVIEW SCARLETT BODY CARE

TEKSTUR

Body Scrub. Gue sempet khawatir buliran scrub-nya bakal kasar dan nggak enak saat dibalurkan, tapi ternyata halus banget! Begitu dibilas, langsung terasa begitu mulusnya kulit gueeee hahaha. Cara pakenya sama kayak lulur pada umumnya. Balurkan ke seluruh tubuh, diamkan 2-3 menit, terus bilas. Sambil menunggu, gue biasanya memutar satu lagu kesukaan gue di dalam kepala. Biasanya gue pake 2-3 kali dalam seminggu.

Shower Scrub. Karena bentuknya seperti sabun-sabun natural, gue sempet cemas juga busanya nggak akan banyak. Eh ternyata tetep berbusa seperti sabun pada umumnya. Ada buliran scrub halus yang dapat memaksimalkan saat membersihkan tubuh, terus wangi pomegranatnya itu seger! Rasanya refreshing banget mandi dengan kebaikan alam kayak gini.

Shower scrub Scarlett varian Pomegranate

Body Lotion. Teksturnya mudah meresap dan nggak lengket di kulit. Satu kecrotan udah cukup buat dibalurkan ke satu area tubuh, jadi bakal awet pake losion ini. Wanginya juga masih netral. Memang bukan wangi cowok, tapi nggak yang wangi cewek-cewek banget hehe.

Belum lama dipake aja udah kelihatan bedanya. Kulit jadi lembab, fresh, dan kenyal gitulah! Nggak mbekisik kayak sisik ular lagi hahaha. Nggak heran sih, karena memang Body Scrub, Shower Scrub, dan Body Lotion dari Scarlett ini mengandung GLUTATHIONE dan vitamin E yang mencerahkan, melembabkan, dan menutrisi kulit.

Scarlett Body Lotion varian Freshy

Oh ya, nggak usah cemas sama keamanannya, karena Scarlett udah terdaftar di BPOM dan not tested on animals (nggak melakukan ujicoba pada binatang). 


SCARLETT BODY CARE DAN TRAVELER

Buat orang yang aktif bergerak dan mobile ke sana kemari kayak gue, kepraktisan adalah yang utama. Males banget yekan kalo punya barang tapi nggak portable alias susah dibawa-bawa, susah di-packing ke dalam backpack. Untungnya kemasan botol Scarlett Body Care ini enak banget buat dibawa ke mana-mana. Ukurannya pas, jadinya praktis.

Scarlett Body Care tetep mashook dalam tas daypack seperti ini

Pas gue traveling ke Sumatera Selatan bulan Maret lalu, gue kan bawa body lotion hotel (botolan) di dalam saku samping backpack. Entah karena gue yang nggak becus packing atau ground-handling pihak maskapai yang ngehek, sampai di Sumsel tutup botolnya udah terbuka dan hampir seluruh isi body lotion itu tumpah di dalam kompartemen samping itu. Jadinya kayak.. Begitulah hehe.

Syukurlah hal yang sama nggak akan terjadi sama Scarlet Body Lotion gue ini karena ada fitur lock-unlock. Kemasan botolnya jadi aman banget, tetap terkunci rapat dan nggak tumpeh-tumpeh meski gue taroh dalam berbagai lokasi dan posisi di dalam backpack. Di awal-awal sempet bingung gimana buka kaitan pengunci itu, tapi lama-lama terbiasa juga. Buka kaitannya dengan lembut dan hati-hati ya, Gengs.

Sementara kalo buat shower scrub-nya, tutupnya menggunakan model buka-tutup dan gue cek tutupnya terpasang dengan kuat dan mantap. 

Sedikit concern soal ukuran, semoga nanti ada kemasan mini 100 ml, biar bisa tetep gue bawa saat traveling naik pesawat ke luar negeri. Nggak lucu yekan kalo body treatment gue malah disita petugas bandara, keenakan buat dia heu…


COWOK DAN PERAWATAN TUBUH

Apa pendapat kamu tentang cowok yang perawatan? Perawatan di sini maksudnya nggak cuma rajin cukur dan pake facial foam, tapi complete treatment, bahkan termasuk “dandan” alias make-up.

Nggak bisa dipungkiri, masih banyak yang memandang bahwa perawatan tubuh itu melawan maskulinitas. Ya dari cowoknya, atau juga dari kalangan cewek, apalagi di Indonesia yang masih kuat dengan budaya patriarki dan pengkotak-kotakan gender. Ada pria-pria yang sebenarnya ingin mulai merawat wajah dan tubuhnya, namun kalah oleh gengsi karena enggan dicap cowok cantik atau pria metroseksual.

Cowok biasanya melihat kosmetik atau produk perawatan sebagai sebuah solusi akan masalah atau kebutuhan mereka. Contoh, wajah mereka kusam dan jerawatan karena banyak beraktivitas di luar ruangan, maka mereka memakai facial wash. Atau mereka malu karena bau badan, maka mereka menyemprotkan parfum atau mengoleskan deodoran. Para produsen kosmetik cowok harus lihai dalam memasarkan produknya kalau nggak mau mendapat cap yang salah dan malah dihindari target pasarnya.

Gue sendiri sama sekali nggak masalah dengan merawat diri. Yes, gue pun memulai menggunakan produk perawatan sebagai solusi atau kebutuhan. Namun lama-lama, gue melihat perawatan sebagai bentuk usaha kita untuk menjadi lebih baik, bahkan ajang menghargai dan memanjakan diri (self reward). Kalo badan kita terawat, bersih, segar, wangi, orang lain juga menikmatinya kan.

Menurut Fung Global Retail Tech yang dilansir Tirto, Eropa Barat menjadi kawasan dengan pertumbuhan industri perawatan tubuh pria terbesar, diestimasi sekitar USD 14,4 milyar pada 2020. Di Asia sendiri𑁋coba tebak. Benar, Korea Selatan. Dari industri K-pop, perfilman, dan reality show, kita melihat bahwa di sana laki-laki yang bersolek adalah hal yang lumrah, dan nggak serta-merta dianggap homoseksual (di sana LGBT juga masih mendapat stigma sangat negatif).

Dengan pengaruh Gelombang Hallyu Korea Selatan dan berkembangnya pandangan terkait gender, sekarang laki-laki yang merawat diri mendapat penerimaan yang lebih baik di Indonesia oleh generasi millennial dan Generasi Z, terutama di ibukota dan kota-kota metropolis lainnya. Salah satunya bisa kita lihat melalui maraknya industri barber shop alias tempat cukur kekinian.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *