[#SUPERTRIP 3] Naik Bus Menyeberang Laut dari Macau ke Hong Kong Melalui HongKong-Zhuhai-Macao Bridge (HZMB)

Cara paling populer buat menyeberang dari Macau ke Hong Kong atau sebaliknya adalah dengan kapal ferry. Traveler lain biasanya begitu. Apalagi, lokasi pelabuhan kapal ferry di Hong Kong ini―Sheung Wan dan Kowloon―deket sama pusat kota. But I have a unique condition. Sebelum check-in di penginapan dan mulai menjelajah Hong Kong, gue harus mengambil Octopus Card, Airport Express & MTR Travel Pass, dan modem wifi di Hong Kong International Airport. Maka setelah sesi tanya jawab yang singkat dengan akun Twitter @hkairport dan @discoverhk, cara yang tepat buat gue adalah naik bus via Hong Kong – Zhuhai – Macao Bridge (HZMB).

Tapi buat kamu yang mau menyeberang ke Hong Kong naik kapal ferry, kamu bisa beli tiketnya secara online di Bookaway

Baca cerita sebelumnya: Senado Square, Ruins of St. Paul’s, dan Makan Egg Tart di Margaret’s Cafe e Nata

Sesuai dengan hasil googling yang disempurnakan oleh mbak-mbak hotel, gue naik bus nomor 101X tujuan HZMB Macau Port dari Avenida de Almeida Ribeiro. Sebenernya gue naik dari sisi yang salah, jadi harusnya gue nggak perlu menyeberang, hahahaha. Tapi saat sampai terminal, busnya langsung berputar setelah sebagian besar penumpang turun. Perhatikan, “sebagian besar”, jadi saat itu memang masih ada penumpang di dalam bus, jadi gue kira cuma halte biasa. Setelah bus melewati lagi bangunan yang sama, jalan yang sama, Av. de Almeida Ribeiro yang sama, barulah gue sadar bahwa gue tadi salah arah. Untung terminalnya nggak jauh dari lokasi gue naik.

:ngakak::ngakak:

Halte tempat gue naik bus 101X

Wisatawan mulai memadati Macau di siang hari

Nah, di sinilah gue nggak sengaja menghapus seluruh foto di kamera hape gue.

Ceritanya, gue baru saja mengambil foto Grand Lisboa yang tampil jumawa dari balik kaca jendela. Karena ternyata hasilnya jelek, gue berniat langsung hapus foto itu. Karena nggak fokus, gue nggak paham bahwa saat itu galeri hape masih menampilkan isinya dalam bentuk folder. Thumbnail masing-masing folder adalah foto terbaru. Gue dengan santainya memilih opsi Hapus, gue begitu aja pilih Ya saat sistem mengonfirmasi ulang, maka sistem smartphone segera menghapus seisi folder Camera. Gue pencet-pencet tombol Back, Home, dan layar, tapi proses sama sekali nggak terhenti 😭😭😭

Jadi, dalam perjalanan menuju HZMB Macau Port itu, gue sibuk meng-install aplikasi-aplikasi photo recovery, berusaha mengembalikan foto-foto yang baru saja terhapus meskipun cuma sebagian. Setelah 2 kali percobaan dan tetap gagal, gue tersadar bahwa gue malah jadi nggak menikmati perjalanan ini. Gue tenangkan diri, mengikhlaskan apa yang telah pergi, dan menikmati perjalanan yang tengah tersaji.

Inside bus 101X to HZMB Macau Port

Approaching the final destination: HZMB Macau Port

Crossing the sea to HZMB Macau Port

HZMB Macau Port adalah pemberhentian terakhir bus 101X. Seperti yang udah gue bilang, ongkos naik bus di Macau jauh-dekat adalah 6 MOP. Sebelum memasuki HZMB Macau Port, bus menyeberangi laut melalui jembatan. Setelah itu, bus melaju di atas jalanan yang diapit dataran berpasir cokelat yang masih agak berantakan. Hm, nampaknya itu adalah pulau reklamasi.


Tiba di HZMB Macau Port

Bus 101X tiba di sebuah terminal luas yang lengang. Seluruh penumpang turun, berjalan menghampiri sebuah gedung mirip bandara melalui koridor yang disediakan.

Ternyata memang suasana di dalam gedung HZMB Macau Port itu mirip bandara. Ruangannya luas, bersih, dan adem. Papan petunjuk arah tersedia dalam 3 bahasa dengan warna biru dan kuning. Ada security check dengan pemindaian X-ray. Namun sebelum melalui proses itu, gue beli dulu tiket HZMB Bus menuju HZMB Hong Kong Port.

Arrived at HZMB Macau Port

Walking lane to Passenger Clearance Building of HZMB Macau Port

Opsi pembelian tiket yang pertama gue temukan adalah melalui ticket issuing machine yang ada di sebelah kiri pintu masuk. Gue udah pede aja pencet-pencet, lalu pas masuk ke langkah pembayaran, ternyata cuma bisa pake WeChat atau AliPay aja. Gue lupa ini Cina, nggak bisa pake GoPay. Gue melihat berkeliling, dan baru sadar ada loket pembelian tiket dengan petugas di ujung ruangan.

Harga HZMB Bus rute Macau – Hong Kong adalah 65 MOP / HKD atau sekitar Rp120.000,00. Ongkosnya sepuluh kali lipat ongkos naik bus di dalam kota karena memang jaraknya jauh. Gue lupa berapa lama perjalanan, sekitar 45 menit – 1 jam.

Inside the HZMB Macau Port

Ticketing counter to buy HZMB Bus from Macau Port to Hong Kong Port

Ticket issuing machines for HZMB Bus at HZMB Macau Port

Setelah tiket di tangan, gue melalui security point, lalu mengikuti petunjuk menuju HZMB Bus Hong Kong. Rasanya kayak jalan kaki menuju boarding gate di bandara. Awas, jangan salah arah, ambil kanan buat ke Hong Kong, ambil kiri buat ke Zhuhai. HZMB Macau Port ini memang menempati pulau reklamasi yang sama dengan Zhuhai, bersebelah-sebelahan sama HZMB Zhuhai Port. Zhuhai adalah kota di Tiongkok yang berbatasan langsung dengan daratan Macau.


Drama Imigrasi di HZMB Macau Port

Langkah terakhir sebelum naik bus adalah proses imigrasi. Aula imigrasinya sepi banget. Gue langsung menghadap loket imigrasi tanpa ngantri. Nah, di sinilah keanehan mulai terjadi.

Petugas imigrasi cewek itu keliatan bingung dengan paspor gue. Dia lalu menyerahkan paspor gue ke petugas cowok di sebelahnya, yang seharusnya menangani imigrasi warga lokal Macau. Mereka bertukar pekerjaan. Tapi petugas cowok itu juga ternyata bingung, mereka berdua ngobrol dalam bahasa naga sambil membalik-balik halaman paspor gue. Gue nggak tau apa yang mereka rundingkan, tapi gue berusaha memahami, jadi gue serahkan lembar imigrasi yang gue terima saat mendarat di Bandara Macau. Ternyata bukan itu masalahnya, karena mereka masih kebingungan.

Petugas cowok itu lalu memanggil polisi imigrasi.

MATENG KOWE, GIIIKKK!

“Follow him,” kata petugas cowok itu.

Deg-degan, tapi gue berusaha tetap tenang.

Gue diarahkan sama bapak polisi itu memasuki ruangan kantor. Ada 2 petugas di dalamnya, sebut aja namanya Chen dan Wong. Luas ruangannya sedikit lebih kecil dari sebuah ruang kelas. Gue dipersilakan duduk, paspor gue ditunjukkan kepada bapak Chen itu. Mereka masih ngomong pake bahasa naga, tapi kesan yang gue tangkep adalah Chen sedang menjelaskan sesuatu tentang paspor gue. Mungkin kayak, “Oh, ini mah kieu we atuh.”

Choose your destination, Hong Kong or Zhuhai?

Chen lalu mengetik-ngetik sesuatu di komputernya. Dia kemudian menyerahkan paspor, mempersilakan gue melanjutkan proses imigrasi melalui pintu di ruangan itu. Ternyata setelah pintu dibuka, gue udah berada di balik loket imigrasi. Puji Tuhan, Gustiii. Dari kejadian itu, gue lalu bertanya-tanya, “Apakah gue adalah Warga Negara Indonesia pertama yang masuk ke imigrasi HZMB Macau Port?”

:confused::confused:


Perjalanan Naik HZMB Bus Menuju Hong Kong Port

Setelah keluar dari gedung HZMB Macau Port, gue berjalan melalui jalur pedestrian berkanopi menghampiri terminal bus. Petugas-petugas berusia muda dan berseragam menyambut dengan ramah dan mengarahkan penumpang naik bus yang siap berangkat. Armada HZMB Bus ini dibalut dengan warna coklat. Desain interior dan layout di dalamnya kayak bus patas antar kota di Indonesia. Sayang, seluruh kursi di barisan depan udah keambil semua, padahal gue mau bikin video perjalanan. Mau nggak mau gue duduk di barisan kedua deket jendela.

Nggak nunggu sampai seluruh kursi terisi, apalagi sampai penuh sesak, pak sopir mulai menjalankan bus.

HZMB Bus waiting to depart at Macau Port

Hong Kong – Zhuhai – Macao Bridge (HZMB) adalah sebuah megaproyek pemerintah Tiongkok sepanjang total 55 kilometer yang menelan dana sekitar 17.4 milyar USD. Jembatan utamanya sendiri adalah sepanjang 29.6 kilometer. Megaproyek yang mulai beroperasi sejak November 2018 ini menghubungkan ketiga kota dalam Greater Bay Area, memangkas waktu tempuh dari semula 3 jam perjalanan menjadi 40 menit aja! Untuk kriteria tertentu, HZMB adalah jembatan laut terpanjang di dunia.

Greater Bay Area adalah kawasan ekonomi khusus di sekitar Pearl River Delta yang sedang digenjot pemerintah Tiongkok. Selain Hong Kong, Macau, dan Zhuhai, kota-kota lainnya yang termasuk kawasan ini adalah Shenzhen, Guangzhou, Foshan, Zhongshan, Jiangmen, Zhaoqing, Hiuzhou, dan Dongguan. Mudah-mudahan, nggak lama lagi kota-kota lain Greater Bay Area itu mempermudah kebijakan visanya ya. Minimal bisa Visa on Arrival yang pasti dapet.

Hasil gambar untuk hongkong zhuhai macau bridge

Hasil gambar untuk hongkong zhuhai macau bridge

source: South Chine Morning Post

Karena melaju di tengah laut dengan potensi tiupan angin kencang, HZMB bus berkendara dengan kecepatan sedang dan konstan. Ternyata HZMB ini ada bagian tunnel-nya (terowongan bawah tanah) juga lho, yaitu sekitar 7 km di Main Bridge dan 1 km di Hong Kong Link Road. Sebagian besar perjalanan terasa membosankan karena pemandangannya itu-itu aja, suasana bus juga hening. Barulah saat mendekati Hong Kong, pemandangannya memanjakan mata! Tonton deh video gue ini.

Pulau-pulau kecil bermunculan seperti punggung naga yang menyembul dari dalam lautan. Pantainya curam dan nyaris seisi daratannya tersembunyi di balik rimbunnya pepohonan yang tumbuh rapat. Gedung-gedung tinggi tampak samar di kejauhan, terhalang kabut dan awan mendung. Kereta-kereta gantung meluncur di atas laut, mengantarkan penumpangnya dari satu pulau ke pulau lainnya hingga tiba di Patung Tian Tan Buddha (Big Buddha) di Lantau Island. Detil selengkapnya, silakan tonton video di atas. Breathtaking! Awan mendung dan lapisan kabut membuat suasana justru semakin dramatis.


Ditanya-Tanya Petugas Imigrasi di HZMB Hong Kong Port

HZMB Hong Kong Port adalah sebuah bangunan megah kayak bandara dengan desain atap lengkung dan tiang-tiang baja penyangga yang bercabang menyerupai pohon. Lebih besar dan lebih megah daripada yang ada di Macau! Gedungnya menempati sebuah pulau buatan seluas 130 hektar. Selama beberapa saat, gue biarkan diri gue terhanyut mengagumi arsitektur HZMB Hong Kong Port.

Arrived at HZMB Hong Kong Port

Admiring the architecture of HZMB Hong Kong Port

Immigration area, HZMB Hong Kong Port

Passenger Clearance Building, HZMB Hong Kong Port

Aula imigrasi saat itu juga sepi. Petugasnya yang bisa berbahasa Inggris menanyakan beberapa hal buat gue, kayak berapa lama di Hong Kong, apakah udah beli tiket balik. Dia meminta gue menunjukkan bukti pemesanan tiket, yang mana bisa gue lakukan dengan lancar. Gue udah siapin satu map berisi seluruh print-out pemesanan tiket, pemesanan hotel, dan pemesanan beberapa produk di KKday sebagai antisipasi kejadian kayak gini. Puji Tuhan, proses imigrasi berjalan dengan lancar, petugas ngasih selembar kertas arrival card tanpa stempel apa pun di lembar paspor.

Ada beberapa tempat makan di Arrival Hall yang megah dan luas itu, tapi yang sesuai sama anggaran gue cuma 7 Eleven hehe. Jadi meski suasana 7 Eleven saat itu penuh sama turis-turis Cina, gue teguhkan diri buat bergabung dengan keramaian. Eh, ternyata mereka itu kemruyuk buat rundingan nggak jelas, bukan ngantri kasir. Jadi nggak lama kemudian gue udah keluar dari 7 Eleven dengan sepotong roti dan air mineral seharga 20 HKD.

After clearing immigration at HZMB Hong Kong Port

Arrival Hall, HZMB Hong Kong Port

Masih di Arrival Hall HZMB Hong Kong Port

Masih di Arrival Hall HZMB Hong Kong Port

Saat udah sampai di luar gedung buat naik bus, gue baru sadar bahwa gue nggak punya uang pas senilai 6 HKD atau yang mendekati itu. Pecahan paling kecil adalah 20 HKD, terlalu sayang buat dipake ongkos bus. Akhirnya gue masuk lagi ke dalem dan beli Nescafe kaleng seharga 12 HKD.


Naik Bus Menuju Hong Kong International Airport

Akun Twitter @discoverhk mengarahkan gue buat naik bus B4 dari HZMB Hong Kong Port menuju Terminal 1 Bandara Hong Kong. Saat udah berada di area terminal bus di depan Arrival Hall, peron buat bus B4 dengan mudah gue temukan. Ongkosnya adalah 6 HKD dan lama tempuhnya sendiri nggak lama karena HZMB Hong Kong Port ini udah deket sama bandara. Selain bus B4 menuju bandara, jalur bus lain buat ke Hong Kong Disneyland Resort dan pusat kota juga ada.

7 Eleven di Arrival Hall HZMB Hong Kong Port yang kemruyuk

Terminal bus di depan Arrival Hall HZMB Hong Kong Port

Bus stops at HZMB Hong Kong Port

Inside Bus B4 from HZMB Hong Kong Port to Terminal 1 Hong Kong International Airport (HKIA)

Layout busnya kayak layout bus di Macau. Kursi penumpang ditata berbaris (bukan berhadap-hadapan), lalu area kursi belakang dibuat lebih tinggi.

Lokasi penurunan di HKIA ini kayak di area belakang atau samping bangunan bandara. Begitu nyampe, gue masuk dari salah satu pintu lalu naik lift ke level Arrival Hall. Sebentar kemudian, Arrival Hall Hong Kong International Airport yang riuh dan modern tersaji di depan mata. Jangan lewatkan cerita perjalanan berikutnya buat tau keseruan gue naik Hong Kong Airport Express sampai tiba di penginapan. Keep learning by traveling~

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *